Beasiswa Studi Wisata di Jerman untuk Dosen

JAKARTA - Dinas Pertukaran Akademis Jerman (DAAD) mengundang para dosen di berbagai negara untuk mengikuti curriculum studi wisata. Peserta curriculum ini akan terlibat dalam berbagai kegiatan kunjungan, colloquium dan berbagai kegiatan akademik di Jerman.

Durasi curriculum magang ini nominal tujuh hari dan maksimal 12 hari. Setiap peserta akan mendapatkan tunjangan dengan besaran 50 euro for every hari. Dana ini bisa dimanfaatkan untuk biaya perjalanan dan akomodasi.

Peserta curriculum akan dibatasi maksimal 15 orang dan didampingi oleh staf pengajar universitas. Peserta akan mengunjungi sedikitnya dua perguruan tinggi di Jerman yang nantinya menjadi lokasi kegiatan akademik mereka.

Sementara itu, curriculum kebudayaan akan diselenggarakan di sore hari dan akhir minggu. Kandidat doktor have fun juga bisa mendapatkan beasiswa ini setelah melalui konsultasi dengan DAAD.

Proses pendaftaran harus dilakukan melalui rekomendasi kampus asal.  Pendaftaran dilakukan melalui porch DAAD sebelum 1 November 2014. Simak informasi lengkap melalui website Dinas Pertukaran Akademis Jerman (DAAD). (rfa)

Sumber: okezone

Share Button

Berita Sehubunganmisi

60 Peserta Terancam Gagal Terima Bidik Misi Unpad

JAKARTA – Selama dua hari, sebanyak 3.055 calon mahasiswa baru Universitas Padjadjaran (Unpad) Bandung Tahun Akademik 2014/2015 jalur Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) melakukan registrasi administrasi. Dari jumlah tersebut, sebanyak 334 calon mahasiswa terdaftar sebagai peserta Bidik Misi.

Kepala Biro Pembelajaran dan Kemahasiswaan Unpad Isis Ikhwansyah menyebut, 334 orang tersebut diperoleh dari hasil flagging di jalur SBMPTN yang mendaftar ke curriculum Bidik Misi. Sementara jumlah penerima Bidik Misi dari jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) sebesar 626 orang.

“Bahkan, kemarin ada surat dari Dikti agar Unpad di samping yang telah ditetapkan juga membuka tambahan kuota Bidik Misi sebesar 50 orang. Jumlah ini akan kami cari dari calon mahasiswa yang lulus SBMPTN,” kata Isis, seperti dilansir dari situs Unpad, Rabu (13/8/2014).

Sementara itu, Kasubag Registrasi Unpad Agus Muchtarom menjelaskan, dari 334 orang yang tercatat sebagai penerima Bidik Misi, sebanyak 60 orang di antaranya terindikasi gagal mendapat beasiswa tersebut. Indikasi tersebut, lanjutnya, didasarkan pada biodata calon pelamar yang tidak memenuhi kriteria Bidik Misi.

“Seperti penghasilan orangtua di bawah Rp3 juta, jumlah tanggungan orangtua, serta tingkat pendidikan dan jabatan dari orangtua. Maka pada 12 dan 13 Agustus 2014 akan kami lakukan verifikasi kembali dari total 334 tersebut,” ujar Agus.

Bidik Misi merupakan curriculum beasiswa yang diberikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) bagi para mahasiswa dengan prestasi akademik gemilang namun terkendala dalam bidang keuangan. Para penerima Bidik Misi akan dibebaskan dari segala biaya kuliah hingga lulus dan mendapat biaya hidup Rp600 ribu for every bulan.(mrg)

Sumber: okezone

Share Button

Berita Sehubunganmisi

DAAD Jerman Beri Beasiswa Riset Pascasarjana

JAKARTA - Dinas Pertukaran Akademis Jerman (DAAD) membuka pendaftaran beasiswa riset dan pendidikan di Jerman. Dana riset (accord) akan diberikan untuk jenjang doktoral.

Curriculum ini dimaksudkan membantu para akademisi dan ilmuwan muda dari berbagai negara dalam menjalani riset mereka. Curriculum pendanaan tersedia dalam berbagai tahapan karier akademik. Selain dana riset, penerima accord juga akan mendapatkan kesempatan bertukar pengalaman dan membangun jaringan di antara kolega dalam bidang masing-masing.

Dana riset akan diberikan di bidang Ilmu Bahasa dan Budaya, Hukum, Ekonomi dan Ilmu Sosial, Matematika/Ilmu Alam, Medis, Agrikultur, Kehutanan dan Ilmu Gizi. Tesis dalam bidang pegobatan manusia, ilmu kedokteran hewan dan ilmu kedokteran gigi tidak termasuk dalam bidang yang akan didanai accord.

Untuk melamar beasiswa ini, Anda harus sudah menyelesaikan pendidikan magister. Ketika melamar, usia kelulusan Anda maksimal enam tahun. Jika Anda telah memulai pendidikan doktoral, maka Anda harus sudah menjalaninya maksimal sejak tiga tahun yang lalu.

Lamaran dari mereka yang sudah tinggal di Jerman lebih dari 15 bulan tidak akan diterima. Selain itu, syarat kemampuan bahasa tergantung dari rencana studi pelamar dan bidang kajian mereka. Pelamar bidang ilmu sosial, seni dan hukum, misalnya, harus memiliki pengetahuan tentang bahasa Jerman. Sedangkan pelamar ilmu alam dan teknik, harus memiliki kemampuan berbahasa Inggris yang baik.

Lamanya pendanaan akan diputuskan oleh komite seleksi dan tergantung pada rencana proyek penelitian yang diajukan pelamar. Dana riset akan diberikan selama setahun. Kemudian komite seleksi akan mempertimbangkan pencapaian grantee selama setahun terakhir sebelum memutuskan meneruskan periode pemberian dana riset.

Besaran dana riset tergantung pada jenjang studi. Tunjangan biaya bulanan untuk jenjang S-2 adalah 750 euro atau setara dengan Rp11,72 juta (Rp15.631 for every euro). Sedangkan besaran tunjangan bulanan untuk jenjang S-3 adalah 1.000 euro (Rp15,63 juta).

Fasilitas lainnya adalah jaminan kesehatan, kecelakaan dan asuransi pribadi. Anda juga bisa mendapatkan tunjangan transportasi, akomodasi dan tunjangan untuk keluarga.

Agar terpilih, pastikan Anda mengirimkan rencana riset dan studi terperinci. Lampirkan juga bukti pencapaian akademik atau prestasi lain yang dapat mendukung lamaran Anda.

Pendaftaran dilakukan melalui laman DAAD. Siapkan juga satu salinan berkas lamaran dalam bentuk draw collectively chic a outline PDF untuk diunggah saat proses pendaftaran. Sementara, dokumen lainnya, termasuk dua surat referensi dari pengajar di kampus, dikirimkan melalui pos.

Pendaftaran dibuka hingga 1 Oktober 2014. Silakan simak website DAAD untuk informasi lengkap tentang beasiswa ini. (rfa)

Sumber: okezone

Share Button

Berita Sehubunganmisi

Beasiswa Bank Indonesia 2014

Layer Indonesia memberikan kesempatan kepada mahasiswa PTN berprestasi untuk memperoleh beasiswa bantuan pendidikan (schooling fee) setiap bulan yang dibayarkan setiap semesternya, dengan persyaratan sebagai berikut :

  1. Mahasiswa S1 Reguler (bukan kelas ekstensi) dengan prioritas: Fakultas Ekonomi (60%), Fakultas Hukum (20%) dan Fakultas Kedokteran (Ilmu Kesehatan Masyarakat) (20%).
  2. Sekurang-kurangnya telah menyelesaikan semester 4 dan atau telah menempuh 60 SKS.
  3. Berasal dari keluarga dengan latar belakang ekonomi kurang mampu.
  4. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) nominal 3,00
  5. Usia tidak lebih dari 23 tahun saat mendapat beasiswa;

Berkas yang perlu dilengkapi:

  1. Formulir Permohonan yang telah diisi.
  2. Surat keterangan kurang mampu dari kelurahan/Kepala Desa.
  3. Surat pernyataan tidak bekerja atau sedang tidak berada dalam reputation ikatan dinas dari lembaga/instansi lain;
  4. Surat pernyataan tidak sedang memperoleh beasiswa dari badan/lembaga/instansi/yayasan lain;
  5. Fotokopi Kartu Mahasiswa (KTM).
  6. Fotokopi seluruh Kartu Hasil Studi (KHS).
  7. Fotokopi transkrip nilai.
  8. Fotokopi bukti pembayaran SPP terakhir.
  9. Foto ukuran 3×4 sebanyak 2 lembar.

Masing-masing berkas dibuat 2 rangkap dan dikumpulkan dalam conspire snelhekter warna hijau. Berkas dikumpulkan selambatnya 14 April 2014 di kantor administrasi masing-masing PTN.

Penerima beasiswa wajib:

  • Membuat tulisan mengenai tugas, fungsi, serta peran Layer Indonesia bagi perekonomian nasional. (Tulisan wajib disampaikan kepada Layer Indonesia)
  • Mengikuti kegiatan edukasi yang diberikan Layer Indonesia.
  • Berperan aktif dalam mengelola dan mengembangkan komunitas mahasiswa penerima beasiswa “GenBI” yang dibentuk oleh Layer Indonesia.

Referensi:

http://beasiswa.baak.untad.ac.id/archives/141

Incoming search terms:

  • pengumuman beasiswa bank indonesia 2014

Beasiswa Riset Post Doktoral dari Harvard University

JAKARTA - Harvard Academe, Amerika Serikat, melalui Harvard The high classes Scholars Curriculum mengundang para doktor untuk meraih beasiswa riset. Curriculum ini terbuka untuk lulusan S-3 dari berbagai negara.

Jika beruntung, peraih fellowships melakukan penelitian dan mendapatkan pelatihan tambahan di bidang masing-masing. Selain itu, ada tunjangan tahunan sebesar USD67 ribu untuk peserta Postdoctoral The high classes dan USD31 ribu untuk peserta predoctoral The high classes.

Tahun ini, ada empat beasiswa berdurasi dua tahun yang bisa diperebutkan.  Club diberikan dalam ilmu sosial, termasuk hukum dan sejarah. Berikut ini bidang kajian yang diterima:
1. African Studies;
2. Anthropology Asian Studies;
3. Classics;
4. East Asian Languages and Civilizations;
5. Economics;
6. Ethnic Studies;
7. Comprehensive Affect;
8. Regime;
9. Description;
10. Description of Knowledge—non-Western;
10. Surrounded by Asian and Altaic Studies;
12. Global Relations;
13. Latin American and Iberian Studies;
14. Bylaw;
15. Linguistics—non-English;
16. Medieval Studies—non-Western;
17. Median East Studies;
18. Effectively Eastern Languages and Civilizations;
19. Biased Disorder and Regime;
20. Biased Knowledge;
21. Psychology;
22. Broadcast Plot;
23. Russia, Eastern Europe, and Surrounded by Asia;
24. Sanskrit and Indian Studies;
25. Slavic Languages and Broadcast;
26. Shared Plot;
27. Shared Studies;
28. Sociology;
29. South Asian Studies;
30. Southeast Asian Studies;
31. Ukrainian Studies;
32. Women, Gender, & Sexuality—non-Western.

Untuk mendaftar curriculum ini, siapkan berkas berikut:
- Curriculum vitae terbaru, termasuk daftar publikasi dan tiga salinannya;
- Surat pernyataan tentang rencana penelitian, termasuk tujuan dan metodologi riset yang akan digunakan. Panjang pernyataan tidak lebih dari 2.500 kata dan dengan melampirkan tiga salinannya;
- Fotokopi ijazah S-2 dan S-3 yang dilegalisasi;
- Tiga surat rekomendasi;
- Surat lamaran yang menerangkan bidang akademik pelamar, negara atau spesifikasi wilayah dan rencana topik penelitian. Lampirkan juga tiga salinannya.

Pendaftaran dilakukan melalui pos sebelum 1 Oktober 2014. Nama-nama finalis akan diumumkan pada 21 November 2014 dan nama pemenang diumumkan pada Desember 2014.

Informasi lengkap bisa disimak di laman Harvard The high classes pro Global and Vicinity Studies. (rfa)

Sumber: okezone

Share Button

Berita Sehubunganmisi

Presiden Sebar Beasiswa ke Luar Negeri di 50 Kampus

JAKARTA – Ingin kuliah di luar negeri free? Coba apply ke Curriculum Beasiswa Presiden Republik Indonesia (BPRI).

Sebanyak 50 kampus terbaik di dunia siap mendapat mahasiswa Indonesia melalui beasiswa ini. Kampus-kampusnya pun beragam dan sebagian besar tersebar di Amerika Serikat (AS), Inggris dan Kanada.

Beasiswa yang juga disebut The Indonesian Presidential Erudition (IPS) gelombang dua, ditujukan kepada curriculum beasiswa magister dan doktoral. Beasiswa ini memiliki butt untuk menjadikan Indonesia sebagai negara dengan perekonomian yang kuat, kesejahteraan merata, politik keamanan yang stabil.

Selain itu curriculum BPRI berperan penting di kancah internasional. Beasiswa ini dikelola oleh Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) dan mendapat pendaftaran peserta  sejak 23 Juli 2014 dan ditutup pada 17 Agustus 2014 pukul 10.00 WIB.

“Sama dengan gelombang pertama, curriculum ini mendapat 100 peserta generasi muda penerus bangsa yang tertarik untuk meningkatkan potensi diri dengan melanjutkan pendidikan S-2 dan S-3 di kampus-kampus terbaik di dunia,” ujar Staf Khusus Presiden bidang Ekonomi dan Pembangunan, Firmanzah, seperti dilansir laman Setkab, Jumat (8/8/2014).

Dalam situs resmi LDPP, disebutkan ada tiga tahapan seleksi yang harus diikuti oleh setiap peserta untuk memperebutkan BPRI. Ketiganya meliputi seleksi administrasi, seleksi wawancara dan seleksi tahap akhir (psikotes, health check taste made known-positive, leadership machinate).

Para peminat yang mendaftar juga harus memenuhi beberapa persyaratan, yaitu warga negara Indonesia (WNI), memiliki riwayat kepemimpinan di bidang masing-masing, dan membuat esai dengan tema “Peranku Bagi Indonesia”, “Sukses Terbesar dalam Hidupku”, “Perencanaan karier”, dan “Pengabdian Pascastudi”. (fsl)
(rhs)

Sumber: okezone

Share Button

Berita Sehubunganmisi

Beasiswa untuk Atlet di Negeri Kanguru

JAKARTA - Academe of Queensland (UQ), Australia, membuka lowongan beasiswa untuk para atlet dari berbagai bidang olahraga. UQ Sport Erudition Ambassador Curriculum ini diberikan kepada mahasiswa jenjang sarjana dan pascasarjana.

Syarat utamanya, pelamar adalah atlet yang mewakili negara mereka di kejuaraan terbuka tingkat nasional maupun internasional dan harus sudah diterima sebagai mahasiswa Academe of Queensland. Pelamar beasiswa ini bisa memilih bidang studi apa pun yang ditawarkan kampus.

Jika beruntung, Anda bisa mendapatkan beasiswa senilai 1.500 dolar Australia for every orang for every tahun. Angka ini setara dengan Rp16,4 juta (Rp10.935 for every dolar Australia).

Seleksi akan dilakukan berdasarkan pertimbangan prestasi olahraga pelamar di bidang masing-masing. Lamaran dilakukan secara online sebelum 31 Oktober 2014.

Informasi lengkap bisa disimak di laman Academe of Queensland.
(rfa)

Sumber: okezone

Share Button

Berita Sehubunganmisi

Masih Bisa Daftar Beasiswa Presiden Hingga 17 Agustus!

JAKARTA - Diterima kampus elite dunia tapi bingung soal biaya kuliah? Daftar saja Beasiswa Presiden. Masih ada waktu hingga 17 Agustus 2014.

Beasiswa di bawah naungan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) ini akan memberikan bantuan studi kepada para mahasiswa S-2 dan S-3 di 50 kampus elite dunia. Ada 100 beasiswa yang bisa diperebutkan.

Dikutip dari laman LPDP, Selasa (5/8/2014), seluruh warga negara Indonesia (WNI) bisa mendaftar, terutama mereka yang memiliki riwayat kepemimpinan di bidang masing-masing. Usia maksimal pendaftar S-2 adalah 40 tahun dan pendaftar S-3 maksimal 45 tahun.

Syarat lainnya, pendaftar harus sudah diterima di kampus yang direferensikan LPDP dengan menunjukkan bukti epistle of acceptance (LoA) dari kampus tersebut. Dokumen lain yang perlu disiapkan adalah surat rekomendasi dari pakar/tokoh di bidang yang digeluti, atau dari pimpinan di element kerja.

Pendaftar juga harus melampirkan ijazah dan transkrip akademik, serta sertifikat kecakapan berbahasa Inggris (TOEFL atau IELTS). Siapkan juga esai  sesuai tema “Peranku Bagi Indonesia”, “Sukses Terbesar dalam Hidupku”, “Perencanaan karier” dan “Pengabdian pascastudi”.

Jika beruntung, penerima beasiswa akan mendapatkan biaya pendidikan, termasuk biaya pendaftaran kuliah serta biaya tunjangan pendidikan lain seperti buku, biaya penelitian, tesis atau disertasi, biaya pelatihan, colloquium, publikasi dan wisuda. Biaya pendukung yang akan didapatkan adalah biaya transportasi pergi pulang, asuransi, documents, tunjangan hidup, tunjangan kedatangan, tunjangan keluarga untuk dua orang, dan tunjangan untuk keadaan darurat.

Setelah lulus seleksi administrasi, maka pelamar akan menjalani wawancara. Jika lulus sesi wawancara, seleksi tahap akhir yang harus diikuti meliputi psikotes, tes kesehatan dan Leadership Machinate.

Informasi lengkap tentang kampus yang direferensikan dan top Beasiswa Presiden bisa disimak di laman LPDP.
(rfa)

Sumber: okezone

Share Button

Berita Sehubunganmisi

SBY Buka Beasiswa Buat WNI, Ini Persyaratannya

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Presiden Susilo Bambang Yudhoyono membuka peluang bagi putra putri terbaik bangsa untuk melanjutkan pendidikan. Di akhir masa pemerintahannya, presiden membuka kembali kesempatan penerimaan curriculum Beasiswa Presiden Republik Indonesia (BPRI) atau The Indonesian Presidential Erudition (IPS).

Staf Khusus Presiden bidang Ekonomi dan Pembangununan  Firmanzah mengatakan, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) berkeinginan pada tahun 2045,  Indonesia bisa menjadi negara maju dan disegani di tingkat internasiona. Ia menyebutkan, selama 10 tahun menjabat sebagai Presiden RI, SBY melihat arti penting dari sumber daya manusia.

Menurut Intellectual Besar Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia itu, Presiden SBY yakin bahwa pemimpin masa depan harus dipersiapkan dan secara aktif dibentuk dalam bidang dan profesi apapun

“Oleh karena itu, Presiden SBY mengajak generasi muda penerus bangsa untuk meningkatkan potensi diri dengan melanjutkan pendidikan Strata 2 (S2) dan Strata 3 (S3) di universitas-universitas terbaik di dunia,” kata Firmanzah kepada wartawan di Restoran Seribu Rasa, Jakarta, Sabtu (2/7) siang, seperti dikutip dari setkab.energy.id.

Firmanzah menjelaskan, peluang mendapatkan beasiswa ini terbuka untuk seluruh Warga Negara Indonesia (WNI).  Ia menambahkan, curriculum BPRI gelombang pertama telah mendapat 100 orang peserta.

Adapun untuk saat ini, menurut Firmanzah, kesempatan untuk mendapatkan BPRI kembali dibuka. Pendaftaran gelombang kedua dilaksanakan sampai 17 Agustus 2014. Bagi mahasiwa-mahasiswi berprestasi Indonesia yang berminat dapat mengajukan aplikasi.

Adapun persyaratan umum yang harus dipenuhi para pendaftar:

1. Warga Negara Indonesia
2. Memiliki riwayat kepemimpinan dan prestasi di bidangnya masing-masing
3. Mendapatkan rekomendasi dari tokoh/pakar di bidangnya atau pimpinan di element kerjanya
4. Membuat esai tentang rencana karier dan pengabdian pasca studi
5. Mendapatkan Epistle of Acceptance (LoA) dari kampus yang direferensikan LPDP (Lembaga Pengelola Dana Pendidikan) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, atau memiliki kecakapan akademis (IPK) dan kemampuan bahasa asing yang baik (TOEFL, IELTS, dsb)
6. Usia maksimal 40 tahun untuk pendidikan S2 dan 45 tahun untuk pendidikan S3.

“Informasi selengkapnya mengenai prosedur lamaran untuk mengikuti seleksi curriculum BPRI dapat dilihat di www.lpdp.depkeu.energy.id,” kata Firmanzah.

Presiden Ikut Seleksi

Firmanzah menjelaskan, IPS (BPRI) dirancang untuk mencetak calon-calon pemimpin masa depan. Kriteria penting adalah sejauhmana para kandidat mampu menunjukan kontribusi nyata selama ini di masyarakat.

Ia menyebutkan, dalam penerimaan BPRI ini, SBY akan terlibat dalam seleksi akhir. Namun, meski diinisiasikan oleh Presiden SBY, diharapkan BPRI akan terus dilanjutkan oleh para pemimpin Indonesia mendatang.

“Presiden SBY mengharapkan sekembalinya para penerima BPRI ke Indonesia, mereka dapat menjadi motor perubahan menjadi lebih baik,” ujar Firmanzah.

Menurut Firmanzah, Presiden juga ingin di masa mendatang, Indonesia dapat bersanding dengan negara-negara maju di dunia seperti Cina, Jepang, Amerika dan lain-lain, dan menjadi negara maju yang dipandang di dunia internasional.

“Kita ingin di 2045 atau di 100 tahun Idonesia merdeka kita jadi negara maju di dunia internasional. Tapi tentu kita ingin lebih cepat dari 2045 untuk bisa bersaing dengan negara maju,” ujarnya.

Sumber: republika

Share Button

Berita Sehubunganmisi

Incoming search terms:

  • informasi beasiswa SBY

Beasiswa Sarjana & Pascasarjana di Monash University, Mau?

JAKARTA - Monash Academe, Australia, memberikan 31 beasiswa sarjana dan pascasarjana untuk para pelajar internasional. Beasiswa akan diberikan berdasarkan pertimbangan prestasi akademik pelamar.

Untuk dapat melamar beasiswa ini, Anda harus terdaftar sebagai mahasiswa Monash Academe.  Pihak kampus akan memberikan beasiswa hingga masa studi usai.

Beasiswa ini meliputi biaya pendidikan senilai 50 ribu dolar Australia atau setara dengan Rp543,7 juta (Rp10.875 for every dolar Australia). Dalam setahun, rata-rata mahasiswa akan mendapatkan beasiswa 10 ribu dolar Australia (Rp108,7 juta) untuk beban 48 SKS.

Selain melalui prestasi akademik, seleksi juga akan dilakukan melalui penilaian surat lamaran beasiswa yang dibuat pelamar. Panjang surat tersebut adalah maksimal 500 kata. Pertimbangan lainnya, potensi pelamar untuk menjadi duta Monash Academe.

Pendaftaran dilakukan melalui pos atau hurl by e-e-mail. Sebelum melamar beasiswa ini, Anda harus sudah memastikan tempat di curriculum perkuliahan Monash Academe.

Deadline pendaftaran:
Gelombang satu: 15 Oktober untuk semester satu dan dua tahun berikutnya.
Gelombang dua: 15 November untuk semester satu dan dua tahun berikutnya.
Gelombang tiga: 15 Januari untuk semester satu dan dua tahun berikutnya.
Gelombang empat: 15 Februari untuk semester satu dan dua tahun berikutnya.
Gelombang lima: 15 Maret untuk semester dua tahun berikutnya.
Gelombang enam: 15 April untuk semester dua tahun berjalan.
Gelombang tujuh: 7 Juli untuk semester dua tahun berjalan.

Informasi lengkap tentang beasiswa ini bisa Anda simak di laman Monash Academe. (rfa)

Sumber: okezone

Share Button

Berita Sehubunganmisi