Beasiswa Kuliah ke Malaysia Anchora Foundation

beasiswa kuliah sarjana s1 malaysia

Beasiswa Kuliah S1 ke Malaysia Anchora Foundation – Ancora-Khazanah Scholarship atau Beasiswa Ancora- Khazanah adalah program dari Ancora Foundation dan Yayasan Khazanah bagi siswa-siswi dari Indonesia untuk melanjutkan pendidikannya ke jenjang S1 di sejumlah universitas unggulan di Malaysia.


Para penerima beasiswa adalah pelajar berprestasi dengan komitmen dan dedikasi tinggi untuk menjadi agen perubahan dalam membangun negara dan bangsa Indonesia.


Program ini mendukung tujuan Ancora Foundation dan Yayasan Khazanah, yaitu mencetak pemimpin-pemimpin strategis di masa depan di bidang ekonomi, teknologi, industri dan multimedia.


UNIVERSITAS DI MALAYSIA
Para penerima Beasiswa Ancora-Khazanah akan berkuliah di satu jurusan di salah satu universitas ternama Malaysia berikut ini:


CAKUPAN BEASISWA
Beasiswa yang diberikan selama masa studi mahasiswa mencakup:

  • Seluruh biaya pendidikan sesuai dengan jurusan di universitas
    yang dimaksud.
  • Tunjangan hidup.
  • Tiket pesawat pulang-pergi ke Malaysia.

PERSYARATAN UMUM
Persyaratan beasiswa adalah sebagai berikut:

  • Sudah atau akan lulus Sekolah Menengah Atas pada tahun 2014
    dan memiliki nilai rata-rata kelulusan minimal 8.5/10 untuk Ujian Akhir Nasional (
    bagi yang masih duduk di kelas XII tahun ajaran 2013/2014, formulir
    bagian C.III. Ujian Akhir Nasional Results dapat dikosongkan.)
  • Mengikuti seluruh proses seleksi yang dilakukan oleh Ancora Foundation dan Yayasan Khazanah.
  • Sehat secara fisik dan psikologis.
  • Usia kurang dari 21 tahun, pada 1 Januari 2014.
  • Memiliki jiwa kepemimpinan dan berpartisipasi aktif dalam
    kegiatan ekstra-kurikuler, kegiatan sosial, maupun kegiatan sukarela di dalam maupun luar sekolah.



PROSES SELEKSI
Pemilihan kandidat dilaksanakan dengan tiga tahapan seleksi:

  1. Seleksi dokumen untuk melihat performa akademik, non-akademik (ekstra kurikuler, potensi, bakat dan minat), dan kepekaan sosial.
  2. Verifikasi dokumen untuk melihat keabsahan dokumen. 40 kandidat dengan nilai teratas dan dokumen terverifikasi akan
    diundang ke tahap berikutnya.
  3. Seleksi melalui proses Assessment Camp selama 4 hari, baik proses penilaian tertulis maupun wawancara. Tahap ini akan dilaksanakan di Yogyakarta.*

*Informasi tempat seleksi akan diumumkan kemudian, melalui website Ancora Foundation – ancorafoundation.com/programs/khazanah-asia/


PROSEDUR PENDAFTARAN
Pendaftaran dilakukan dengan tiga langkah singkat:

  1. Dapatkan/unduh (download) formulir pendaftaran elektronik (file Microsoft Excel 2007, berjudul eform-YKAF2014.xlsx) melalui ancorafoundation.com/programs/khazanah-asia
  2. Lengkapi formulir pendaftaran, simpan dengan mencantumkan nama Anda (contoh: menjadi eform-KristianSuryaDinata.xlsx). Bagi yang masih duduk di kelas XII tahun 2013/2014, formulir bagian
    C.III. Ujian Akhir Nasional Results dapat dikosongkan.
  3. Kirimkan beserta satu file pas foto berlatar belakang biru (max 500KB) melalui email sebelum 5 Januari 2014 pukul 15:00 WIB ke: foundation.ancora@gmail.com

Prosedur selanjutnya bagi para pendaftar yang lolos ke tahapan berikutnya akan dikomunikasikan melalui email.
Pendaftar yang menduduki peringkat 40 besar akan diundang untuk mengikuti assessment camp selama 4 hari di Yogyakarta (tempat dan jadwal akan diberitahukan oleh pihak Ancora Foundation pada Januari 2014). 

Facebook: Ancora Foundation

Twitter: @Ancora_Fnd

Klik icon dibawah untuk share, siapa tau temenmu membutuhkan :)
Jangan Lupa Like untuk informasi Beasiswa Kuliah Terbaru

Posted by Admin, Published at 04:54. Dari blog

Beasiswa Kuliah Luar Negeri 2014/2015
– Saturday, 23 November 2013. 9.52014

Comments Facebook :

Anda baru saja membaca artikel yang berkategori Beasiswa Kuliah Malaysia /
Beasiswa Kuliah S1
dengan judul Beasiswa Kuliah ke Malaysia Anchora Foundation Terbaru. Anda bisa bookmark halaman ini dengan link URL http://www.beasiswaluarnegeri.info/2013/11/beasiswa-kuliah-s1-malaysia.html. Terima kasih!

.:: Say it with DATA ::. | Forum Statistika Indonesia | Anak Statistika Masuk

Pertanyaan : Quote:Original Posted By bhebhen
Mohon bantuan kepada master2 spss,..
Helep !!!S.O.S gan,…..

gini gan ane mahasiswa ekonomi jur manajemen yang sedang nyusun skripsi
n jadwaL ujian na 2 minggu lagi,..ane strees abis,…
n butuh bantuannya dari agan 2 semua,….
singkat cerita gan:
skripsi ane berjudul “pengaruh Gender dan Latar Belakang pendidikan terhadap minat berwirausaha”

dimana ada dua variabel X :
Gender (pria wanita)
Latar belakang pendidikan (eksata dan noneksata)
kedua variabel tersebut merupakan variabel dengan skala nminal jadi bisa dikatakan variabel independent na adlah variabel dummy

sedangkan variabel Y :
Minat Berwirausaha adalah variabel interval (rendah ,sedang , tinggi) menggunakan kuisioner skala likert range 1-5..

yang bikin ane pusing gan :

1. apa metoda analisis yang harus ane pake dengan 2 variabel bebas dummy dan satu variabel terikat ? regresi peubah dummy atau chi sQuare? atau lainnya?

2. ane udah search google n buku sana sini malah bikin pusing,..tapi ane udah coba pake regresi dengan peubah dummy n hasilnya


3. cara baca gimana tu gan coz varbl latar blkng pendidikan berkorelasi negatif,..kan itu skala nominal, apakah berarti terdapat perbedaan minat antara eksata dan non eksata terhdap minat berwirausaha.

Plizzz Helep me Mastaah
Sumber : http://www.kaskus.co.id/showthread.php?t=6439884
Jawaban :
Quote:Original Posted By hendunante
Pertama-tama…kalo mau diregresikan…coding untuk dummy apakah sudah dilakukan ??..
misal wanita dikasih kode = 0, dan laki2 dikasih kode 1
eksata = 0, non eksata = 1
Jika sudah..maka dari hasil itu dapat diinterprestasikan sbb :

Minat = 191.063 + 11,167 (0), untuk wanita
Minat = 191.063 + 11,167 (1), untuk laki2
Sementara persamaan untuk pendidikan
Minat = 191.063 + 14.500 (0), untuk eksata
Minat = 191.063 + 14.500(1), untuk non eksata

Dua persamaan di atas signifikan, Sig (0.000 < 0.05), sementara korelasi negatif pada pendidikan tidak dapat diinterprestasikan sebagai kenaikan atau penurunan Y, karena bersifat kategori (bukan interval)…

Tapi kalo mau dicari perbedaannya, maka lebih cocok pake tabulasi silang + chi square test..
Tabulasi silang untuk melihat beda minat berdasarkan jenis kelamin, dan pendidikan, sementara chi square test nya untuk uji statistiknya….dan analisis tabulasi silang dan chi square menurut saya lebih cocok ketimbang pake dummy, dengan catatan variabel dependennya juga anda rubah jadi kategori ..teknik alternatif lainnya adalah mann-whitney test (non parametrik), dan ind samples t test (parametrik, dengan syarat data berdistribusi normal)

Quote:Original Posted By bhebhen
pertama tama terima kasih sekali buat agan hendunante,…

udah gan ane udah lakukan coding waktu input data,..
kalo kodingnya apa harus 0 n 1 ya gan ,..apa gak boleh 1 n 2..
ane ada baca banyak nya code dummy harus “N -1″ dari jumlah kateogori dummy yang tersedia,…tau maksut na gak gan???

Minat = 191.063 + 11,167 (0), untuk wanita
Minat = 191.063 + 11,167 (1), untuk laki2
apakah model ini bisa menjadi model peramalan dengan penyerderhanaan :
Minat = 191.063 + 11,167*0= 191.063, untuk wanita
Minat = 191.063 + 11,167*1= 202,23, untuk Pria
begitu juga dengan persamaan Pendidikan…????

jadi kesimpulan nya menurut agan hendu kedua variabel X signifikan mempengaruhi variabel Y…ane juga setuju gan..
masalahnya korelasi ini gan,..arti negatif di dalam model hasil yang dipakai tidak bisa dintrepresentasikan sebagai kenaikan dan penurun,..jadi arti negatif itu apa yaa Gan,..??

menurut buku yang ane baca ada contoh kalo pake crosstab + chisquare gan,… tapi masalahnya hipotesis di contoh itu ada tidaknya hubungan sedangkan skripsi ane hipotesisna pengaruh x terhadap variabel Y,…
apa ane harus ganti judul yaa,..

ane juga udah ngolah pake crosstab gan,..na hasilnya kedua variabel berhubungan dengan Y, dimana kedua variabel memiliki tingkat Asymp. Sig. (2-sided)= 0,000.

bythe way terimakasi input na Gan hendu,..
maap belum bisa ngasi cendol,..

Quote:Original Posted By Eri_wirandana
Kajian penelitian sebelumnya ada Gan ?

sebagai contoh ya

Code:

Napitupulu (2009) menyatakan bahwa sampai saat ini sebanyak 82,2 persen
lulusan perguruan tinggi bekerja sebagai pegawai. Lulusan perguruan tinggi
cenderung menjadi pencari kerja dan sangat sedikit yang menjadi pencipta lapangan
kerja. Masa tunggu lulusan perguruan tinggi untuk mendapatkan pekerjaan adalah
selama enam bulan hingga tiga tahun hal ini menyebabkan terjadinya pengangguran
terdidik yang tidak terhindarkan.

Lebih lanjut Napitupulu menyatakan bahwa
berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik, pada bulan Februari 2008 tercatat 9,3
juta orang penganggur atau sebanyak 8,46 persen dari total penduduk Indonesia.
Pengangguran di tingkat SD-SMP berjumlah 4,8 juta orang dan pengangguran
jenjang sekolah menengah atas - universitas mencapai 4,5 juta orang.

Hendarman dalam Siswoyo (2009) menyatakan bahwa semakin tinggi pendidikan seseorang semakin rendah kemandirian dan semangat kewirausahaannya.

Kalo hasilnya tingkat pendidikan menghasilkan nilai negatif, yang memang kenyataan teoritis dari kajian penelitian sebelumnya begitu bisa dilihat yang di bold, variabel tingkat pendidikan terhadap semangat wirausahanya berbanding terbalik

Jadi agan harus memperkuat kajian teoritisnya untuk memperkaya jawaban hasil penelitian

Quote:Original Posted By Mr.statistika
ane kebetulan lg di lab,mau ujian…
jd jawab singkat aja yah…

nah bisa jadi emang benar,korelasi negatif yang agan dapat itu…
bahawa
hasil korelasi negatif tersebut emang real pada penelitian dilapangan yang menjadi target agan…
jadi yah hasil yang agan dapat dilaporkan apa adanya…
saran ane coba pake chi kuadrat aja,jgn pake regresi…

ntar hasilnya di masukin aja lagi ke kaskus…
biar ane liat lagi…

Quote:Original Posted By hendunante
K – 1, itu untuk pemberian kode aja. Jadi kalo ada 3 kategori maka 3 – 1 = 2, jadi ada kode 0 , kode 1 dan kode 2.

interpretasi angkanya sudah benar..namun saya tidak menyarankan mengingat variabel dependennya adalah minat (bukan bertipe ratio)…interpretasi utamanya adalah ada perbedaan minat antara pendidikan eksata dan non eksata atau wanita dan pria..udah gitu aja…

keduanya sudah signifikan berpengaruh terhadap Y, namun var pendidikannya memiliki korelasi negative..saya tidak menginterpretasikannya dengan semakin tinggi pendidikan maka akan semakin rendah minat seperti agan eri..(makna korelasi negative)..karena kategori yang dipake adalah eksata dan non eksata..kalo misalnya yang dipake adalah tk pendidikan (misal S1 dapat dikasih poin 6 (SD) + 3 (SMP) + 3 (SMA) + 5 (S1) = 21, SMA dikasih point 9) maka korelasi negative bisa diinterprestasikan seperti teori yang dikasih agan eri di atas..jadi..dummy yang kamu analisis cukup pada pernyataan bahwa minta pada pendidikan eksata dan non eksata berbeda secara signifikan….(korelasinya gak perlu dibahas..karena memang tidak dimungkinkan dengan variabel dummy seperti itu..)

Crosstab untuk melihat sebaran data (deskriptif), sementara chi square test sebagai uji statistik untuk melihat apakah perbedaannya signifikan (pake Sig, dan bisa juga pake parameter nilai chi square nya dibandingkan dengan nilai chi quare tabel)..maknanya sama kok..ama hasil regresi dummy-nya..jadi gak perlu rubah judul..udah bener kok…

sukses ya…

Quote:Original Posted By Mr.statistika
sama kyk agan diatas…
kurang lebih seperti itu…
pada dasarnya yg agan lakukan udah benar..
jd ga perlu ganti judul…
laporkan apa yg ad dilapangan aja…

utk masalah pengkodingan,ga asal aja…
ada teori nya gan…
jd ga bisa pake 1 2 doank,liat teori yg mendasarinya…
nambahin yg diatas,,,
jgn pake regresi mksdnya itu gunakan chi kuadrat sebagai koreksi dr regresinya…
jd ntar bakalan keliatan…
sukses gan skripsinya…

Beasiswa Pascasarjana (S2/S3) Luar Negeri dan Linkage SPIRIT Kemenkeu RI Tahun 2012

  Logo Kemenkeu RI  Kementerian Keuangan RI (Kemenkeu RI) melalui Kepala BPPK (Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan) mengeluarkan surat Nomor: S-53/PP/2012 tanggal 29 Mei 2012, bahwa BPPK akan menyelenggarakan seleksi program beasiswa pas…

Aplikasi Mobile BRI untuk Android

Aplikasi BRI Mobile adalah adalah aplikasi untuk layanan e-banking BRI yang hadir dan dapat di akses dari smartphone. BRI Mobile mengintegrasikan Mobile Banking BRI, Internet Banking BRI, Call BRI, BRI Info, dan layanan lainnya dalam satu aplikasi.

BRI Mobile menyediakan fleksibilitas dan kemudahan bagi nasabah Bank BRI untuk melakukan berbagai transaksi perbankan, baik menggunakan jaringan internet atau SMS sebagai alat transaksi. Aplikasi ini aman karena dilengkapi dengan Personal Identification Number (PIN) dan m-Token untuk otentikasi setiap transaksi.

Fitur utama dari BRI Mobile adalah sebagai berikut:
1. Informasi Saldo
2. Transfer antar rekening BRI
3. Transfer antar Bank melalui jaringan switching lokal (PRIMA, BERSAMA, LINK)
4. Pembayaran Tagihan (bill payment)

  • Kartu Kredit BRI
  • Telepon (Telkom), Kartu Halo dan Matrix
  • Citibank (kartu kredit, personal loan dan ready cash)
  • Standared Chartered Bank (Kartu Kredit dan Kredit Tanpa Agunan)
  • ANZ (Kartu kredit)
  • HSBC (Kartu kredit dan personal loan)

5. Prepaid Purchase (mobile prepaid, e-money reload)
6. Merchant Payment dengan Mobile Cash BRI

Fitur lain:
1. Informasi Mutasi Transaksi, 5 transaksi terakhir
2. Limit transfer sampai dengan Rp 1 miliar, tergantung pada ATM / Jenis Kartu Debit.
3. Pemberitahuan Transaksi dikirim melalui email atau SMS

ScreenShot BRI Mobile (Google Play Store)

Untuk mendapatkannya silahkan daftarkan di ATM BRI terdekat dan kantor BRI dan untuk smartphone Android anda dapat men- download gratis di Google Play Store dengan mencari dengan kata kunci “Mobile Banking BRI“. Atau langsung DOWNLOAD di link https://play.google.com/store/apps/details?id=bri.delivery.brimobile
Untuk bantuan lebih lanjut, silahkan hubungi Call BRI di 14017 , 021-500 017 atau 021-57 987 400

Tags: Download Mobile BRI Android, Software BRI Android, BRI for Android, Free Android App BRI

Beasiswa S2 Fresh Graduate Dalam Negeri

Buat Anda lulusan fresh graduate dari S1/D4 dan mulai melanjutkan pendidikan S2 tahun ini, sebaiknya mengambil kesempatan untuk mengikuti beasiswa program pascasarjana dalam negeri (BPP-DN) yang ditawarkan Dikti. Beasiswa ini khusus buat para fresh graduate, baik perguruan tinggi negeri (PTN) atau perguruan tinggi swasta (PTS).

Bedanya, beasiswa S2 fresh graduate Dikti tidak penuh, seperti misalnya Beasiswa Unggulan atau LPDP. Namun, program ini bakal sangat membantu terutama untuk meringankan tanggungan kuliah Anda. BPP-DN fresh graduate akan membiayai SPP selama maksimum 4 semester. Jika ditanggung sendiri, angkanya juga pasti lumayan besar. Antisipasi juga, siapa tahu Beasiswa Unggulan atau LPDP tidak gol, beasiswa ini justru diterima.

Ketentuan beasiswa fresh graduate:
1. Beasiswa Fresh Graduate diberikan oleh Dikti dan diperuntukkan mahasiswa S1/D4 yang lulus pada periode wisuda satu tahun terakhir (lulus paling lambat 1 Juni 2013)
2. Komponen biaya yang ditanggung oleh BPPDN Fresh Graduate hanya SPP selama maksimum 4 semester
3. Mempunyai IPK >= 3.00/4
4. Masa Studi <= 10 semester
5. Menandatangani pernyataan untuk menyelesaikan S2
6. Program S1/D4 harus sebidang dengan Jurusan S2

Ctt: Periode ini khusus calon mahasiswa angkatan 2014, bukan on going.

Pendaftaran:
Anda bisa mengajukan permohonan dengan mengisi formulir pendaftaran online di sini. Ada empat langkah, silakan isi sesuai kategori pemohon. Misalnya kolom “Lingkup Perguruan Tinggi Pendidikan Terakhir”. Pilihannya ada “Perguruan Tinggi Negeri” atau “Kopertis” sesuai masing-masing wilayah jika pelamar berasal dari PTS. Lengkapi semua. Setelah selesai, Anda bisa log ini di laman tersebut untuk merampungkan proses aplikasi.

Beasiswa Swiss Buka Lagi (PhD, Posdoc, dan Riset)

Baru-baru ini, Pemerintah Swiss membuka peluang beasiswa pascasarjana buat sejumlah negara. Mahasiswa Indonesia salah satu yang diberi kesempatan mengikuti beasiswa tersebut. Yang berminat, tahun ini disediakan beasiswa untuk jenjang studi S3 (PhD), postdoktoral, maupun riset. Pendaftaran terbuka hingga 2 Desember 2013 untuk tahun akademik 2014/2015.

Pemerintah Swiss melalui Federal Comission for Scholarships for Foreign Students (FCS) memberi kebebasan bagi kandidat untuk memilih studi di 10 universitas Swiss, dua institut teknologi, pusat penelitian, maupun universitas-universitas ilmu terapan yang ada di negara tersebut.

Universitas umum:
University of Basel, University of Bern, University of Fribourg, University of Geneva, University of Lausanne, University of Lucerne, University of Neuchâtel, University of St.Gallen, University of Zurich, dan University of Lugano.

Institut teknologi:
Swiss Federal Institute of Technology Lausanne (EPFL)
Swiss Federal Institute of Technology Zurich (ETHZ)

Lembaga penelitian:
Graduate Institute of International and Development Studies (IHEID)
Swiss Graduate School of Public Administration (IDHEAP)
Institut universitaire Kurt Bösch

Universitas ilmu terapan (hanya untuk postdoktoral dan riset): 
University of Applied Sciences Western Switzerland, Bern University of Applied Sciences, University of Applied Sciences Northwest Switzerland, University of applied Sciences Eastern Switzerland, Lucerne University of Applied Sciences and Arts, University of Applied Sciences and Arts of Southern Switzerland, The Zürcher Fachhochschule.

Beasiswa PhD maksimum diberikan tiga tahun, beasiswa postdoktoral 12 bulan (dapat diperbaruhi maksimum enam bulan), dan beasiswa riset 12 bulan (tidak dapat diperbarui). Keuntungan beasiswa, di antaranya tunjangan bulanan 1.920-3.500 Swiss Franch, tanggungan biaya kuliah, asuransi kesehatan, lump sum untuk tarif penerbangan, tunjangan khusus 300 Swiss Franch dibayar sekali di awal beasiswa, kartu transportasi umum untuk tarif satu setengah tahun, bimbingan dan berbagai perjalanan, makan malam, dan sejumlah tur wisata.

Kriteria dan Persyaratan (PhD):
1. Bergelar master atau setara yang diakui universitas Swiss
2. Usia saat mendaftar tidak lebih dari 35 tahun
3. Pelamar yang telah menetap di Swiss lebih dari satu tahun tidak memenuhi syarat
4. Adanya surat (e-mail) dari seorang profesor dari institusi di Swiss yang menyatakan kesediaannya untuk memberikan supervisi. Dalam kasus di mana PhD dijalankan dalam sebuah sekolah doktor terstruktur, pelamar harus memberikan surat penerimaan atau bukti bahwa Anda sedang
dipertimbangkan untuk masuk.
5. Pelamar harus memiliki proposal penelitian termasuk kerangka waktu (ini adalah
bagian utama dari aplikasi).
6. Pelamar memiliki keterampilan bahasa yang diperlukan untuk studi PhD
7. Pelamar yang telah mendapat beasiswa Pemerintah Swiss tidak berhak lagi mengajukan permohonan beasiswa kedua.

Dokumen aplikasi: 
1. Formulir aplikasi FCS 2014/2015 (diketik dan dicetak)
2. Salinan ijazah beserta nilai (S1 dan S2) yang telah dilegalisir (Harus diterjemahkan jika aslinya tidak dalam bahasa Inggris, Jerman, Prancis, atau Italia)
3. Dua (2) surat rekomendansi dari profesor di bidang pemohon. Formulir disediakan di aplikasi
4. Proposal penelitian lengkap (maksimal 5 halaman). Formulir proposal disediakan di aplikasi
5. Motivation letter (maksimal 2 halaman)
6. Curriculum vitae beserta daftar publikasi akademik
7. Salinan konfirmasi dari seorang profesor dari perguruan tinggi di Swiss yang menyatakan kesediaannya untuk memberikan supervisi. Dalam kasus di mana PhD dijalankan dalam sebuah sekolah doktor terstruktur, pelamar harus memberikan admission letter atau bukti bahwa Anda sedang
dipertimbangkan untuk masuk.
8. Sertifikat sehat (formulir disediakan di aplikasi)
9. Salinan passport (halaman utama dengan data pribadi)

Formulir aplikasi lengkap bisa diperoleh di Kedutaan Besar Swiss di Jakarta atau dikirim melalui email dengan menghubungi: jak.vertretung@eda.admin.ch

Buat Anda yang ingin mengajukan beasiswa postdoktoral dan riset dapat mengunduh persyaratan dan dokumen yang diperlukan di sini. Aplikasi dibuat rangkap 3 (tiga) dan dikirim ke:

Swiss Embassy in Jakarta
Jl.H.R. Rasuna Said Kav X3/2, 12950 Jakarta

Informasi tambahan bisa menghubungi telp. +62215256061 dan mengunjungi www.eda.admin.ch/jakarta. Selamat mencoba!

Syarat dan Panduan Beasiswa Unggulan (Lengkap)

Mungkin masih ada yang bertanya-tanya bagaimana cara mengajukan permohonan Beasiswa Unggulan lengkap dengan persyaratan dan panduannya. Seperti dimuat lalu (lihat: beasiswapascasarjana.com), Beasiswa Unggulan memberi kesempatan bagi putra-putri terbaik di tanah air untuk meraih pendidikan S1, S2, atau S3. Beasiswa ini ditawarkan Kemdikbud dan dapat dipergunakan untuk mengambil studi di dalam atau luar negeri.

Seperti halnya Bidik Misi, Beasiswa Unggulan juga termasuk beasiswa penuh yang menanggung sebagian besar keperluan studi. Bedanya, Bidik Misi ditujukan untuk mereka yang tidak mampu namun berprestasi, sementara Beasiswa Unggulan dibuka bagi siapa saja dengan catatan berprestasi. Nah, beberapa hal ini adalah tentang dan seluk beluk Beasiswa Unggulan.

Komponen Beasiswa Unggulan:
a) Biaya Hidup
Bantuan biaya hidup pada saat mengikuti program pendidikan jenjang S1, S2, dan S3 (asal dibuktikan tidak mampunya dengan foto DpR, Rt, Dpr)
b) Biaya Pendidikan
Membantu sebagian atau seluruh biaya pendidikan pada saat mengikuti program pendidikan jenjang S1, S2, danS3.
c) Biaya Buku
Diberikan kepada peserta beasiswa saat menempuh program pendidikan jenjang S1, S2, danS3.
d) Biaya Penelitian
Bantuan diberikan guna melakukan penelitian bagi peserta beasiswa saat menempuh program pendidikan jenjang S1, S2, dan S3.
e) Biaya Transportasi
Membantu sebagian atau seluruh biaya tiket bagi peserta beasiswa saat menempuh program pendidikan jenjang S1, S2, dan S3 di luar negeri.

Sasaran:
√ Peraih medali Olimpiade Internasional, Nasional, dan Regional
√ Juara lomba tingkat Internasional, Nasional, dan Regional bidang:
   › Sains
   › Teknologi
   › SeniBudaya
   › Olahraga
√ Guru berprestasi dalam berbagai bidang
√ Pegawai/karyawan yang berprestasi dan mendapatkan persetujuan dan diusulkan oleh atasannya.
√ Peorangan berprestasi yang diusulkan dan disetujui lembaganya.
√ Bukan Dosen (reguler)

Syarat dan Dokumen:
Reguler (S1, S2, dan S3) dalam Negeri

BU dalam negeri merupakan beasiswa diberikan kepada putra/putri terbaik bangsa Indonesia baik perorangan/usulan prodi min. akreditasi B untuk melanjutkan studi di jenjang pendidikan S1, S2, dan S3.
1. Syarat Umum meliputi:
a. Isi formulir pendaftaran BU yang tersedia dalam laman: www.beasiswaunggulan.kemdikbud.go.id ;
b. Melampirkan kelengkapan dokumen berikut padalaman pendaftaran:
    – Scan/file surat penerimaan perguruan tinggi;
    – Scan Kartu Tanda Mahasiswa (KTM) atau Kartu Keluarga;
    – File Daftar riwayat hidup (curriculum vitae);
    – Scan ijasah dan transkip nilai terakhir;
    – Scan TOEFL atau sejenisnya yang masih berlaku;
    – File proposal rencana studi, alasan study, rencana tugas akhir dan rincian biaya;
    – Scan/file Surat permohonan BU ke Kepala Biro PKLN, Sekretariat Jenderal, Kemdikbud. 

c. Menyampaikan copy/scan buku rek./tabungan perbankan nasional (bagi yang telah dinyatakan diterima);
2. Syarat Khusus meliputi:
    Usia saat melamar
     – S1: mak. 21 Tahun
     – S2: mak. 35 Tahun
     – S3: mak. 40 Tahun
› Untuk S1, adalah juara ujian nasional tingkat kabupaten/kota/provinsi/nasional;
› Untuk S2 dan S3 memiliki Indeks Prestasi Komulatif terakhir minimum 3.00 dari skala 0-4.00;
› Atau memiliki sertifikat kejuaraan/prestasi pada tingkat perguruan tinggi, atau prestasi lain minimal pada tingkat kabupaten/kota dalam 5 tahun terakhir.

Reguler (S1, S2, dan S3) Luar Negeri
BU Luar Negeri meliputi beasiswa bagi pendaftar perorangan/melalui perguruan tinggi/instansi lain. Proses pembelajaran dilaksanakan di perguruan tinggi luar negeri, baik untuk full degree atau lainnya dengan prioritas program double/joint degree. Perguruan tinggi di luar negeri berkategori baik DIKTI-KEMDIKBUD.

1.Syarat Umum meliputi:
a. Isi formulir pendaftaran BU tersedia dalam laman: www.beasiswaunggulan.kemdikbud.go.id;
b. Melampirkan kelengkapan dokumen berikut padalaman pendaftaran:
    – Scan/file surat penerimaan perguruan tinggi tanpa syarat (Unconditional LoA);
    – Scan Kartu Tanda Mahasiswa (KTM) atau Kartu Keluarga;
    – File Daftar riwayat hidup (curriculum vitae);
    – Scan ijasah dan transkip nilai terakhir;
    – Scan TOEFL atau sejenisnya yang masih berlaku;
    – File proposal rencana studi, alasan prodi yang dipilih, rencana tugas akhir dan rincian biaya;
   – Scan/file Surat permohonan BU ke Kepala Biro Perencanaan dan Kerjasama Luar Negeri, Setjen, Kemdikbud.
   – Menyampaikan copy/scan buku rekening/tabungan perbankan nasional (yang telah dinyatakan diterima);
2. Syarat Khusus meliputi:
› Usia saat melamar:
   – S1: mak. 21 Tahun
   – S2: mak. 32 Tahun
   – S3: mak. 40 Tahun
› Diterima pada salah satu perguruan tinggi di luar negeri pada peringkat 200 terbaik dunia. Atau memiliki sertifikat kejuaraan/prestasi pada tingkat perguruan tinggi, atau prestasi lain minimal pada tingkat kabupaten/kota dalam 5 tahun terakhir;

Pendaftaran:
Pelamar bisa mengajukan permohan sendiri secara online melalui laman Beasiswa Unggulan di sini. Atau mendaftar melalui perguruan tinggi/universitas dengan menyertakan berkas yang diminta. Lihat gambar:

Pendaftaran online secara mandiri:

Pendaftaran dari PTN/S:

Tahun ini pendaftaran Beasiswa Unggulan secara online dibuka hingga 31 Desember 2014. Pertanyaan bisa Anda sampaikan melalui telp: 021-36785148 atau email bu.bpkln@gmail.com. Unduh panduan Beasiswa Unggulan 2014 di sini.