Beasiswa S2/S3 Korea Terbaru, Kuota Terbatas!

Selain beasiswa S1, Pemerintah Korea juga rutin menawarkan beasiswa S2 dan S3. Yang terbaru adalah beasiswa S2/S3 tersebut dengan kuota terbatas bagi mahasiswa Indonesia. Keseluruhan ada 7 beasiswa yang bisa diperebutkan di 2013 untuk studi master dan doktor di sejumlah perguruan tinggi Korea. Pemerintah Korea menawarkan beasiswa ini melalui Korean Government Scholarship Program (KGSP). Bagi pelamar, pendaftaran dibuka hingga 31 Maret 2013.

Jika beruntung, pelamar akan memperoleh sejumlah fasilitas yang disiapkan Pemerintah Korea, di antaranya tiket pesawat, tunjangan bulanan 900 ribu won, tunjangan penelitian per semester 210 ribu – 240 ribu won, tunjangan tempat tinggal, kursus bahasa Korea, tanggungan biaya kuliah, biaya cetak disertasi, asuransi kesehatan, dan tunjangan lainnya.

Berikut kriteria dan persyaratan:
1. Pelamar bukan warganegara Korea
2. Pelamar berusia di bawah 40 tahun (lahir setelah 1 September 1972)
3. Pelamar memegang gelar sarjana atau master
4. Pelamar memiliki IPK paling rendah 2,4 dengan skala 4,0, 2,8 dengan skala 4,3, atau 2,91 dengan skala 4,5. Bisa juga merupakan lulusan 80 persen terbaik di kampus.

Rincian lengkap dokumen yang harus dikirim, dapat Anda lihat di sini. Pelamar juga bisa menanyakan langsung melalui telepon di nomor: 021-2992-2500 atau Fax : 021-2992-3131 jika belum jelas.

Alamat kantor:
The Plaza Office Tower, 30th Floor,
Jl.M.H Thamrin Kav.28-30
Jakarta Pusat 10350

Untuk mengetahui universitas di Korea yang berpartisipasi dengan beasiswa KGSP dapat ditemukan di www.studyinkorea.go.kr.

Islamic Development Bank-Oxford Clarendon Scholarships, UK

The Islamic Development Bank
was established in 1973, and aims to foster the economic development
and social progress of its member countries. These Scholarships enable
academically outstanding students to study at Oxford and contribute to
the improvement of socio-economic conditions in their country.
The Scholarships are supported jointly by the Islamic Development Bank and the University of Oxford.
Am I eligible?
Candidates should be applying to start any new full-time graduate
course in the MPLS, Medical Sciences and Social Sciences divisions, with
the exception of PGCert and PGDip courses. 
Candidates should also be from one of the IDB member countries
and be nominated by the IDB for the scholarship, having submitted
successful applications to the relevant office of the IDB Governor,
through their nominating institution.
As the Scholarships are being made in partnership with the Clarendon
Fund all candidates must have applied for admission to Oxford and been
selected for a Clarendon Scholarship.
www.acehscholarships.com
What does it cover?
The combined IDB-Oxford Clarendon Scholarship will cover tuition fees
and college fees in full as well as providing a grant for living
expenses.
Awards are made for the full duration of a student’s fee liability
for the agreed course. The continuation of your scholarship each year is
subject to an annual renewal process based on satisfactory academic
progress.
How do I apply?
Eligible candidates will be considered automatically by the
University, provided that you submit your application for graduate study
by the relevant January deadline, and you have secured a place on your
chosen programme of study by the expected final decision date (13 March
2013).  Applications with an outstanding admissions decision after this
date, or applications which are re-evaluated against the later March
deadline field, are not eligible for scholarship consideration.
Applicants who are ‘re-routed’ (accepted onto a different programme
of study to the one they originally applied for e.g. transferred from an
MPhil to a DPhil or from one course to another) should contact us
as soon as they are notified of the change in order to ensure that
their application for a scholarship is maintained on their new programme
of study.
Candidates must also apply directly to IDB.
How will I know if I have been successful?
Candidates must have been nominated by both the IDB and the
University, through their parallel selection procedures, in order to
receive their scholarship.
This webpage will be updated to show when all decisions have been
made. If you have not heard from us by the time this notice is posted,
then your application to this scheme has been unsuccessful. Due to the
volume of applications we receive, we are unable to contact unsuccessful
applicants individually or provide feedback on applications.
For further information, please visit the official website at http://www.ox.ac.uk/

Beasiswa Unggulan Teknologi Industri Kreatif (BUTIK) CIMB Niaga 2014

Home » Beasiswa » Beasiswa Unggulan Teknologi Industri Kreatif (BUTIK) CIMB Niaga 2014

Program Beasiswa Program BUTIK CIMB Niaga adalah program kemitraan antara PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga) dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (Kemendikbud RI) yang secara bersama-sama memberikan beasiswa kepada para entrepreneur muda berprestasi yang lolos proses seleksi sesuai persyaratan yang telah ditetapkan oleh CIMB Niaga dan Kemendikbud RI.

Program BUTIK CIMB Niaga merupakan beasiswa ikatan nasabah yang mencakup biaya pendidikan, biaya hidup, dan subsidi modal usaha Persyaratan dan Pendaftaran Beasiswa.

Persyaratan:

  • Warga Negara Indonesia
  • Berusia maksimum 25 tahun (saat mengikuti beasiswa)
  • Mahasiswa dari universitas negeri atau swasta di seluruh Indonesia mulai semester 5 pada pendidikan jenjang S1 dan/atau mulai semester 3 pada pendidikan vokasi/politeknik (D3)
  • Memiliki IPK 4 semester berturut-turut minimal 2,75 (skala 4,00) pada pendidikan jenjang S1 dan/atau memiliki IPK 2 semester berturut-turut minimal 2,75 (skala 4,00) pada pendidikan vokasi/politeknik (D3)
  • Memiliki usaha aktif sedikitnya 6 bulan khususnya di bidang industri kreatif
  • Telah melaksanakan inisiatif usaha/bisnis yang berorientasi memberikan solusi bagi masalah eco-social
  • Mampu memberikan Rencana Pengembangan Usaha yang efektif, yang sustain, dan memberikan peningkatan manfaat bagi masyarakat
  • Mampu memberikan Rencana Stategis Penggunaan produk perbankan CIMB Niaga sebagai pendorong laju pengembangan usahanya
  • Lolos proses seleksi yang ditetapkan CIMB Niaga dan Kemendikbud RI
  • Tidak berstatus sebagai penerima program beasiswa dari institusi atau perusahaan manapun. Periode pendaftaran tanggal 9 September – 31 Oktober 2014

Proses seleksi calon penerima Program BUTIK CIMB Niaga terdiri dari:

Tahap I : e-registration

Tahap II : Validasi dan verifikasi usaha

Tahap III : Presentasi, wawancara dan diskusi panel yang akan dilakukan di Jakarta

Tahap IV : Hasil seleksi kemudian dibahas oleh tim kelompok kerja CIMB Niaga dan Kemendikbud RI.

Hasil seleksi diumumkan dalam bentuk surat resmi yang akan disampaikan kepada peserta yang dinyatakan lolos sebagai penerima Program BUTIK CIMB Niaga.

Untuk pendaftaran Program BUTIK CIMB Niaga ini, silakan klik link http://scholarship.cimbniaga.com.

Untuk mendapatkan informasi lengkap, Anda dapat mengirimkan email ke cimbniagascholarship@cimbniaga.co.id atau internal.bu@gmail.com.

Referensi:

http://www.cimbniaga.com/index.php?ch=gen_about&pg=gen_about_us&ac=46

Baru! Beasiswa Pemerintah Swiss 2015/2016

Swiss Government Excellence Scholarships hadir lagi. Beasiswa Pemerintah Swiss ini dibuka untuk tahun akademik 2015-2016 bagi mahasiswa internasional yang ingin melanjutkan studi doktoral, postdoktoral, maupun riset di Swiss. Program ini ditawarkan ke banyak negara, salah satunya Indonesia. Bagi yang berminat, kesempatan ini perlu Anda pertimbangkan.

Beasiswa S3 maksimum diberikan tiga tahun, beasiswa postdoktoral 12 bulan (dapat diperbaruhi maksimum enam bulan), dan beasiswa riset 12 bulan (tidak dapat diperbarui). Komponen beasiswa, di antaranya tunjangan bulanan 1.920 – 3.500 Swiss Franch, tanggungan biaya kuliah, asuransi kesehatan, lump sum untuk tarif penerbangan, tunjangan khusus 300 Swiss Franch dibayar sekali di awal beasiswa, kartu transportasi umum untuk tarif satu setengah tahun, bimbingan dan berbagai perjalanan, makan malam, dan sejumlah tur wisata.

Pemerintah Swiss melalui Federal Comission for Scholarships for Foreign Students (FCS) memberi kebebasan bagi kandidat untuk memilih studi di 10 universitas Swiss, dua institut teknologi, pusat penelitian, maupun universitas-universitas ilmu terapan yang ada di negara tersebut.

Universitas umum: 
University of Basel, University of Bern, University of Fribourg, University of Geneva, University of Lausanne, University of Lucerne, University of Neuchâtel, University of St.Gallen, University of Zurich, dan University of Lugano.

Institut teknologi:
Swiss Federal Institute of Technology Lausanne (EPFL)
Swiss Federal Institute of Technology Zurich (ETHZ)

Lembaga penelitian:
Graduate Institute of International and Development Studies (IHEID)
Swiss Graduate School of Public Administration (IDHEAP)
Institut universitaire Kurt Bösch

Universitas ilmu terapan (hanya untuk postdoktoral dan riset): 
University of Applied Sciences Western Switzerland, Bern University of Applied Sciences, University of Applied Sciences Northwest Switzerland, University of applied Sciences Eastern Switzerland, Lucerne University of Applied Sciences and Arts, University of Applied Sciences and Arts of Southern Switzerland, The Zürcher Fachhochschule.  

* Buat Anda yang ingin mengajukan beasiswa postdoktoral dan riset dapat mengunduh persyaratan dan dokumen yang diperlukan di sini.

Kriteria dan Persyaratan (PhD): 
1. Bergelar master atau setara yang diakui universitas Swiss
2. Usia saat mendaftar tidak lebih dari 35 tahun
3. Pelamar yang telah menetap di Swiss lebih dari satu tahun tidak memenuhi syarat
4. Surat (e-mail) dari seorang profesor di institusi di Swiss yang menyatakan kesediaannya untuk memberikan supervisi. Dalam kasus di mana PhD dijalankan dalam sebuah sekolah doktor terstruktur, pelamar harus memberikan surat penerimaan (admission letter) atau bukti bahwa Anda sedang dipertimbangkan untuk masuk.
5. Pelamar harus memiliki proposal penelitian termasuk jangka waktu (ini adalah bagian utama dari aplikasi).
6. Pelamar memiliki keterampilan bahasa yang diperlukan untuk studi PhD
7. Pelamar yang telah mendapat beasiswa Pemerintah Swiss tidak berhak lagi mengajukan permohonan beasiswa kedua.

Dokumen aplikasi: 
1. Formulir aplikasi FCS 2015/2016 (diketik dan dicetak)
2. Salinan ijazah beserta nilai (S1 dan S2) yang telah dilegalisir (Harus diterjemahkan jika aslinya tidak dalam bahasa Inggris, Jerman, Prancis, atau Italia)
3. Dua (2) surat rekomendansi dari profesor di bidang pemohon. (Menggunakan formulir FCS)
4. Proposal penelitian lengkap (maksimal 5 halaman). (Menggunakan formulir FCS)
5. Motivation letter (maksimal 2 halaman)
6. Curriculum vitae beserta daftar publikasi akademik
7. Salinan konfirmasi dari seorang profesor dari perguruan tinggi di Swiss yang menyatakan kesediaannya untuk memberikan supervisi. Dalam kasus di mana PhD dijalankan dalam sebuah sekolah doktor terstruktur, pelamar harus memberikan admission letter atau bukti bahwa Anda sedang dipertimbangkan untuk masuk universitas.
8. Sertifikat sehat (menggunakan formulir FCS)
9. Salinan paspor

Pendaftaran:
Formulir aplikasi lengkap bisa diperoleh di Kedutaan Besar Swiss di Jakarta atau dikirim melalui email dengan menghubungi: jak.vertretung@eda.admin.ch

Aplikasi dibuat rangkap 3 (tiga) kertas ukuran A4 dan dikirim ke:

Swiss Embassy in Jakarta
Jl.H.R. Rasuna Said Kav X3/2, 12950 Jakarta


Informasi tambahan bisa menghubungi telp. +62215256061 dan mengunjungi www.eda.admin.ch/jakarta. Pendaftaran paling lambat 2 Desember 2014. Kandidat yang lulus berkas akan mengikuti seleksi wawancara yang digelar Kedutaan Besar Swiss. Beasiswa akan dimulai 15 September 2015.

3.000 Beasiswa untuk Mahasiswa PTS

Alokasi Beasiswa Pendidikan bagi Mahasiswa Berprestasi yang kuliah di
perguruan tinggi swasta ditambah dari 2.000 orang menjadi 3.000 orang.
Adapun untuk mahasiswa di perguruan tinggi negeri dialokasikan untuk
sekitar 90.000 mahasiswa.

Illa Saillah, Direktur Pembelajaran dan
Kemahasiswaan, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kemendikbud, di
Jakarta, Senin (11/3), mengatakan, Beasiswa Pendidikan bagi Mahasiswa
Berprestasi (Bidik Misi) untuk mahasiswa PTS mulai diberikan tahun 2012
untuk 2.000 mahasiswa. Penerimanya pun mahasiswa miskin berprestasi yang
sudah kuliah di PTS bersangkutan.

”Mulai tahun ini, PTS harus
jemput bola dengan mencari ke SMA, SMK, atau MA calon mahasiswahttp://www.acehscholarships.com/2013/03/3000-beasiswa-untuk-mahasiswa-pts.html

Menurut Illa, PTS yang
bisa mengikuti program Beasiswa Bidik Misi harus berakreditasi A atau B.
Peluang menerima beasiswa ini terbuka untuk calon mahasiswa yang
mengambil program studi sains, teknik, kesehatan, ekonomi, dan
pertanian. Ini sesuai dengan kebijakan pemerintah untuk mendukung
terpenuhinya sumber daya manusia yang sesuai dengan program Masterplan
Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI).

Menteri
Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh dalam kuliah umum serta dialog
dengan mahasiswa penerima Beasiswa Bidik Misi di Universitas Tanjungpura
di Pontianak, akhir pekan lalu, mengatakan, Presiden Susilo Bambang
Yudhoyono berpesan supaya kebijakan Beasiswa Bidik Misi terus dikawal.
Kebijakan ini agar mahasiswa miskin yang berprestasi bisa tetap
mengenyam pendidikan tinggi. Untuk tahun 2013, alokasi Beasiswa Bidik
Misi di APBN sebesar Rp 1,4 triliun untuk lebih dari 91.000 mahasiswa.

”Kemiskinan
tidak boleh menghalangi anak bangsa untuk kuliah,” kata Nuh. Apalagi
angka partisipasi kasar di pendidikan tinggi baru sekitar 28 persen.

Thamrin
Usman, Rektor Universitas Tanjungpura Pontianak, mengatakan, penerima
Beasiswa Bidik Misi di Untan 2.170 mahasiswa. Rata-rata mahasiswa
penerima beasiswa ini memiliki indeks prestasi kumulatif di atas 3,0.


sumber

University of Adelaide Student Exchange Program – Gadjah Mada University

The University of Adelaide has 7 Endeavour Student Exchange
Awards, each worth A$ 5,000 for UGM students to spend a semester as an
exchange student at the University of Adelaide transferable to your UGM
degree. This program is eligible for all undergraduate students in the following areas:

  • Engineering, Computer, and Mathematical Sciences: computer science, engineering, mathematics
  • Health Sciences: dentistry, medicine, nursing, psychology
  • Humanities and Social Sciences: history, politics, music, social sciences
  • Professions: architecture, business, economics, education, law
  • Sciences: agriculture, chemistry, earth, and environmental sciences, molecular science, physics, veterinary science

The areas in which you can study can be found official website. Information on individual courses (subjects), syllabus information and class details also can be found in the Course Planner.
The
scholarship will meet nearly all your cost for one semester, but you
will need to find at least Rp. 6.000.000 or preferable Rp 10.000.000 to
20.000.000 for visa administration fee, medical test for visa, health insurance for 1 semester, return airfare, and living costs for 5 months @ A$270/week.
The program will start according to University of Adelaide’s
semester schedule: semester 1 from late February until late June, and
semester 2 from late July until mid-November.
To qualify for the student exchange and the scholarship, you must:

  • have completed one year of studes at UGM before you commence the exchange
  • have a Grade Point Average of at least 3 out of 4
  • have a TOEFL paper-based test total score of 550, with a minimum of 4.0 in Test of Written English (TWE), or a TOEFL internet-based test total score of 80, with a minimum of 20 in Writing and Speaking and 18 in Reading and Listening, or an
    IELTS overall band score of at least 6.0, with a minimum band score of
    6.0 in Writing and Speaking and 5.5 in Reading and Listening, or a
    Pearson Test of English (PTE) Academic overall score of 58, with a
    minimum of 58 in Writing and Speaking and 50 in Reading and Listening.
    The TOEFL ITP is NOT accepted.

Please submit the following documents to OIA UGM:

  1. Latest transcript in English (minimum GPA 3.00)
  2. Copy of your English proficiency test
  3. Copy of your CV
  4. Recommendation letter from your faculty
  5. 200 words essay of “Why do you deserve to be chosen in University of Adelaide Student Exchange Program”
  6. Copy of your passport

no later than October 15, 2012; for the semester 1 study; and 15 March 2013 for the semester 2 study. Nominated students will be notified soon after the deadline.
Office of International Affairs
Bulaksumur, Yogyakarta 55281, Indonesia
Universitas Gadjah Mada
Phone : (62-274) 563974
Fax : (62-274) 552810
E-mail : oia@ugm.ac.id


Beasiswa S2 Chulabhorn Graduate Institute – ASEAN Foundation

The Chulabhorn Graduate Institute (CGI) and the ASEAN Foundation (AF) have entered into an agreement to develop highly qualified human resources in the area of science and technology within ASEAN member countries through the Chulabhorn Graduate Institute – ASEAN Foundation Post-Graduate Scholarship Program in Science and Technology. 

http://www.acehscholarships.com/2013/08/Beasiswa-S2-Chulabhorn-Graduate-Institute-ASEAN-Foundation.htmlThe CGI is a multidisciplinary post-graduate academic institute established in 2005, under the initiative of Professor Dr. Her Royal Highness Princess Chulabhorn Mahidol. The aim of CGI is to employ the most recent interactive teaching techniques used in leading educational and research institutions to train students in the program to be effective thinkers and leaders in their fields of expertise, to better serve their countries’ needs towards sustainable development. The CGI is presently offering programs leading to a Post-Graduate diploma and a Master’s degree in Applied Biological Sciences: Environmental Health, Environmental Toxicology, and Chemical Biology.

The ASEAN Foundation, an initiative of the Leaders of the Association of Southeast Asian Nations (ASEAN), was established on 15 December 1997 to help bring about shared prosperity and a sustainable future for the peoples of all ASEAN countries. It has been mandated to promote greater awareness of ASEAN and greater interaction among its peoples and their increased participation in ASEAN activities as well as to undertake development cooperation activities that enhance mutual assistance, address equitable economic development and reduce poverty.

This year, 5 (five) scholarships are available for ASEAN nationals (except Thai citizen) who are interested to pursue a Master Degree at the CGI. Selection of successful applicants will be based on merit.


Eligibility

  • Scholarships are open to bonafide ASEAN nationals (except Thai citizen)
  • Hold a Bachelor Degree with a cumulative GPA of at least 3.00 in one of the following fields:
    • Sciences: Chemistry, Biological, Biological Sciences, Molecular Biology, Environmental Sciences
    • Medical Sciences: Medicine, Medical Technology, Nursing
    • Pharmacy and Pharmaceutical Sciences

Applicants from other related fields are also welcome to apply.

  • Have at least 2 years work experiences in related field. Applicants with laboratory research experiences will receive favorable consideration
  • Applicants must have demonstrated English proficiency, preferably on one of two recognized test of language proficiency (TOEFL, IELTS)
  • Applicants must provide a statement of purpose explaining their interests in the study


Field of Study

  • Applied Biological Sciences: Environmental Health
  • Environmental Toxicology
  • Chemical Biology


Scholarship Coverage

The scholarship will cover tuition and other academic fees, round trip airfare, accommodation allowance, monthly stipend, book allowance, health insurance and others.


Award Period

The award is tenable for a period of 2 years, subject to an annual review of the scholar’s satisfactory progress.


Application Procedure

Applicants should complete the Chulabhorn Graduate Institute – the ASEAN Foundation Post – Graduate Scholarship Program application form and submit together with other supporting documents to:
The Chulabhorn Graduate Institute (CGI-AF Joint Scholarship Program)54 Kamphangphet 6 Road,Laksi, Bangkok 10210 THAILAND Email: cgi_academic@cgi.ac.th


Application Period

Application for the CGI-AF Scholarship Program is due on 30 October 2013. Pre-session orientation program will commence in April 2014 while the academic program will commence in June 2014. 
For more information, visit the official website